Kecelakaan Maut Sumedang Cuma Berselang Satu Hari dari Kecelakaan Tol Cipali, Ini Faktanya



Kecelakaan maut di Jalan Raya Tanjungsari, Jatisari, dekat Alun-Alun Tanjungsari, Sumedang, Selasa sore (1/12/2020), membuat awal Desember tahun ini menjadi kelabu.

Kecelakaan tersebut menyisakan duka lara bagi keluarga dan orang-orang terdekat para korban. Mirisnya, kecelakaan tersebut terjadi hanya dalam waktu berselang sehari dari kecelakaan maut di Tol Cipali, tepatnya di KM 78.500, Kabupaten Purwakarta.

Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah korban dalam kecelakaan beruntun di Sumedang tersebut. Namun dari foto-foto dan video yang banyak beredar di media sosial, kemungkinan besar korban lebih dari satu orang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eddy Djunaedi menyebut kecelakaan itu melibatkan enam kendaraan.

"Benar ada laka lantas di TKP alun-alun Tanjung Sari, Sumedang dan melibatkan enam kendaraan," kata Kombes Eddy saat dihubungi Indozone, Selasa (1/12/2020).
Kombes Eddy mengatakan dari enam kendaraan itu, ada satu unit truk besar. Truk itulah yang menghantam kendaraan lainnya.

"Kendaraan truk fuso besar menabrak lima kendaraan antara lain dua roda dua, satu Pajero, satu angkot dan satu truk engkel," beber Eddy.
Eddy belum bisa membeberkan lebih jauh perihal kronologi kecelakaan maut di Sumedang itu. Sebab, dia menyebut saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP awal di titik kecelakaan.

"Saat ini Kasat Lantas masih melakukan olah TKP terkait kasus kecelakaan ini," pungkas Eddy.
Sementara itu, dalam kecelakaan maut Tol Cipali kemarin, sedikitnya 10 nyawa manusia terenggut. Di antara mereka, ada satu keluarga kecil, yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang putri cilik berusia 4 tahun.

Mereka adalah Maulana (suami, 31 tahun), Vina Mutiara Apriliani (istri, 25 tahun), dan Maura Adelia Putri (anak). Mereka merupakan warga Desa Kalimade RT 4/2 Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Jawa Tengah yang hendak pulang kampung.

Berdasarkan penelusuran Indozone, Vina, sang istri, diduga bekerja di sebuah supermarket. Dugaan itu berdasarkan unggahan salah seorang temannya, Astie Susas, di Facebook pada Senin (30/11/2020).

Astie mengungah foto kebersamaan antara dirinya dengan Vina semasa hidup. Ia pun mendoakan Vina agar diterima di surga.

"Innalillahi wainnalillahi rajiun .. yaallah vina banyak kenangan be sama lu pas denger berita yaallah ga nyangka be .. semoga diterima disisi allah swt .. dan ditempatkan di surga firdaus allah aamiin alfatihah.. Vina Mutiara Apriliani," tulis Astie.
Kecelakaan maut di tol Cipali melibatkan tiga kendaraan yakni tronton Hino bernomor polisi R 1857 GC, truk trailer B 9010 UEJ, dan minibus jenis Mitsubishi elf G 1261 D. 

Awalnya korban yang meninggal dunia sebanyak 8 orang, sedangkan 3 orang lainnya luka berat dan 1 orang luka ringan. Namun dalam perjalan menuju rumah sakit, dua korban luka berat tak sempat tertolong dan meninggal dunia.

Seluruh korban yang meninggal dunia diketahui merupakan penumpang di minibus elf.

Dari delapan korban yang telah teridentifikasi, empat korban berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya yakni sopir minibus bernama bernama Tutur Ehwan Setiawan (43), dan tiga adalah penumpang yakni Saepudin (41) Rasbowibowo (55), Vina  (25).
 
Kemudian tiga korban lainnya yang berasal dari Pemalang, Jawa Tengah, yakni penumpang bernama Kiswoyo (47), Sudirjo (47), dan Sumitri (60). Lalu, terakhir penumpang bernama Afrizal (45) yang berasal dari Tanah Datar, Sumatera Barat.

Kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan Mitsubishi Elf datang dari arah Jakarta menuju arah Cirebon, ketika melintas di tempat kejadian perkara menabrak bagian belakang kendaraan Hino Tronton.  Kemudian tronton Hino tersebut menabrak kendaaran Hino lainnya yang ada di depannya. 

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel