Janda Muda Ini Kerap Pamer Kemewahan, Gigi Dikawat Emas Tipu Korbannya hingga Raup Rp 1 Miliar



Janda 22 tahun bernama Lusi Tania berhasil ditangkap oleh polisi setelah sempat kabur.

Sepak terjang Lusi Tania asal warga Kampung Sawah Kelurahan Pasar Kecamatan Muaradua OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) ini berakhir.

Setelah kabur selama tiga pekan, Lusi berhasil ditangkap Polres OKU Selatan.

Lusi ditangkap saat berada di pulau Jawa, Minggu (7/12/2020).

Member dari Luar Kota

Korban Lusi tidak hanya berasal dari Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan saja.

Melainkan ada juga member arisan online yang ia pegang berasal dari luar kota.

Diantaranya Kota Palembang, Lampung, Yogyakarta dan Jakarta.

Dimana diperkirakan uang yang terkumpul dari member tersebut lebih dari Rp 1 Miliar.

50 Korban Lapor

Porlres OKU Selatan mencatat ada lebih kurang 50 orang yang melaporkan kejadian penipuan arisan online kepada pihaknya.

Para korban melaporkan janda 22 tahun bandar arisan online Lusi Tania warga Kampung Sawah Kecamatan Muaradua OKU Selatan, terkait dugaan melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus arisan online yang telah meninggalkan rumah.

Dibenarkan Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Apromico SIK, MH, kasus dugaan penggelapan dan penipuan dengan modus arisan online oleh terlapor Lusi Tani yang telah melarikan diri memasuki tahap lidik.

"Untuk saat ini kita telah mendata lebih dari 50 orang korban yang dikuasakan pada satu orang yang telah dilaporkan, sementara ini total kerugian berkisar Rp 400 juta karena masih banyak yang belum melapor,"ujar Apromico, Senin (23/11/2020).

Gigi Berlapis Emas

Informasi yang dihimpun, Lusi dikenal sebagai sosok yang kerap menonjolkan kemewahan.

Hal tersebut diungkapkan oleh tetangga di sekitar kediaman Lusi.

Bahkan, Lusi memakai kawat gigi yang terbuat dari emas.

Dikenal seperti orang kaya, Lusi kerap menunjukan hidup mewahnya pada teman arisan dengan mudah membelikan barang pakaian, pamer jalan-jalan, serta kerap mentraktir sesama teman arisan.

Di rumahnya yang berlokasi tidak jauh dari pusat kota Muaradua, sebelumnya Lusi anak sulung tersebut tinggal bersama keluarga, yakni kedua orangtuanya serta dua orang saudaranya.

Rumahnya yang ia tinggali merupakan rumah beton berukuran cukup besar, memiliki satu lantai berbahan keramik, serta dilengkapi dengan dengan perlengkapan parabotan isi rumah dengan harga mahal.

"Gayanya hobi jalan, traktiri temen-temen arisan, dan membelikan pakaian.

Ditangkap di Pulau Jawa

Lusi Tania janda muda yang larikan uang arisan ditangkap Polres OKU Selatan.

Lusi ditangkap setelah kabur selama tiga pekan.

Hingga dirinya dilaporkan ke polisi karena mengelepakan uang arisan online mencapai Rp 1 miliar.

Setelah tiga bulan menghilang, kini Lusi berhasil ditangkap Polres OKU Selatan di Pulau Jawa, Minggu (6/12/2020).

Bahkan pelaku yang sempat kabur dari rumah pada Senin (16/11) lalu, kini dilaporkan lebih dari 50 orang anggota arisan.

"Sudah kita amanakan dia (Lusi) sempat kabur dan telah menjalani pemeriksaan,"ujar Apromico, Kasatreskrim Polres OKU Selatan kepada Sripoku.com, Senin (7/12/2020).

Dikatakannya, pelaku yang tercatat sebagai warga Kampung Sawah Kelurahan Pasar Kecamatan Muaradua OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) ini, akan dirilis dalam waktu dekat.

"Pelaku kabur keluar daerah, ke Pulau Jawa dan berhasil kita tangkap, untuk lebih detailnya akan kita rilis siang ini,"ungkap Apromico.

Berstatus sebagai tahanan perempuan saat diamankan, Lusi Tania dititipkan di Mapolsek Buay Sandang Aji (BSA) untuk menjalani pemeriksaan.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel