Fakta-fakta Pengantin Wanita Histeris dan Menangis Saat Mantan Naik ke Pelaminan



Sebuah video pengantin wanita menangis histeris saat bertemu mantan kekasihnya tengah viral di media sosial.

Video itu awalnya diunggah oleh Instagram @infoseputarlombok.

Peristiwa dalam video itu diketahui terjadi di Desa Labuan Lombok, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (12/12/2020).

Dalam video yang berdurasi kurang satu menit itu, nampak seorang laki-laki berbaju hitam naik ke atas pelaminan untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Namun saat menaiki pelaminan, tiba-tiba pengantin perempuan menangis histeris dan berteriak, lantaran laki-laki yang naik ke atas pelaminan tersebut merupakan sang mantan.

Berikut fakta-faktanya seperti dikutp Tribunnews.com :

Penjelasan sang mantan

Dari penulusuran Kompas.com, pria berbaju hitam yang hadir di acara tersebut yakni Dayat warga Lombok Barat.

Dayat yang merupakan 'sang mantan' berujar bahwa ia hadir di acara tersebut lantaran diundang oleh kedua mempelai.

"Saya datang di sana berdasarkan karena undangan, saya hargai, Saya datang juga bersamaan dengan keluarganya mempelai cewek," kata Dayat dikonfrmasi, Minggu (13/12/2020).

Dia tidak berniat membuat kegaduhan di acara tersebut.

Dia mengaku hanya ingin memberikan ucapan selamat terhadap kedua mempelai.

"Niat saya baik datang ke sana, malah saya rela lho dari Lombok Barat sampai Lombok Timur, demi melihat kedua mempelai bahagia tersenyum manis keluar dari bibirnya, dan saya juga ikut senang jika dia senang atau bahagia," kata Dayat.

Pengantin wanita khilaf

Saat itu pengantin wanita memangis histeris hingga pingsan saat Dayat sang mantan datang ke acara pernikahan.

Aollina Alfia Lestari, pengantin wanita mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut.

Sementara, suaminya mengaku sudah memaafkan istrinya.

"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaan saya waktu itu, saya tidak sadar pokoknya, saya khilaf," kata Lestari, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (14/12/2020).

Lestari menyebutkan, atas kejadian itu ia sudah meminta maaf terhadap keluarga besar suaminya atas tindakan yang dilakukan.

"Saya sudah minta maaf sama suami saya, terutama keluarga besar suami, benar memang waktu itu saya tidak sadar," kata wanita kelahiran Desa Janapria, Lombok Tengah itu.

Suami memaafkan

Sementara itu suami Lestari, Dedi Kariyadi menyampaikan, ia telah memaafkan perilaku sang istri di acara resepsi pernikahan itu.

"Sudah tidak ada masalah sekarang, sudah bagus dah istri saya, sudah bagus sama keluarga, saya maklumin dia, karena keadaan itu tidak sadar," kata Dedi.

Dedi menepis tuduhan warga yang menyebutkan bahwa istrinya tersebut dinikahi karena unsur perjodohan atau paksaan.

"Saya datang ke rumah baik-baik untuk melamar, waktu itu ia (Lestari) mengaku setuju tidak ada unsur paksaan," kata Dedi.

Kisah pengantin menangis histeris hingga pingsan itu sebelumnya viral di media sosial.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel