Buntut Panjang Viral Tukang Bakso yang Ditendang oleh Pria Bermobil, Karyawan Apotek Ikut Terdampak



Aswin, diamankan oleh Unit Reskrim Polresta Jambi, sebagai laki-laki bermobil yang menendang pedagang bakso keliling di Kota Jambi.

Saat ini ia pun masih berada di Mapolresta Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres mengatakan, saat ini pihaknya masih melengkapi sejumlah barang bukti, katanya, pelaku akan ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (5/12/2020).

"Kita masih lakukan pemeriksaan, dan besok akan kita tetapkan sebagai tersangka," kata Handres, Jumat (4/12/2010) malam.

Kata Handres, pelaku memang berprofesi sebagai petugas keamanan satu di antara perumahan yang berada di Kota Jambi.

"Pelaku bernama Aswin, kejadian awal pelaku komplen karena pesanannya tidak sesuai dengan porsi biasanya," tambahnya.

Pelaku diamankan di kediamannya, di Perumahan Vila Melati Asri, Mayang Mangurai, Alam Barajo, Jumat (4/12/2020) sore.

Sementara itu, Aswin, pelaku penganiayaan pedagang bakso keliling di Kota Jambi mengaku menyesali perbuatannya.

Dia mengaku, korban merupakan langganannya membeli bakso.

"Saya mengaku menyesali perbuatan saya, memang dia langganan saya membeli bakso," kata Aswin, kepada sejumlah media.

Sejumlah persepsi memang muncul di mata netizen, pasalnya, dari cara pelaku  melepaskan tendangan terhadap korban terkesan tidak biasa.

Banyak yang mengatakan pelaku bukan orang biasa, dan ahli dalam bela diri.

Saat ditanyakan perihal tersebut, Aswin mengaku memang aktif dalam bela diri.

"Saya sering melatih diri bang," katanya.

Karyawan Apotek Dipecat? Ini Kata Apotek KDA

Video viral, penganiayaan terhadap Iwan, pedagang bakso keliling di Kota Jambi berbuntut panjang.

Di samping banyaknya dukungan yang mengalir kepada Iwan, pedagang bakso yang ditendang oleh laki-laki bermobil di Kota Jambi, hal tidak mengenakkan justru menimpa dua orang yang diduga sebagai penyebar video tersebut, hingga viral.

Dua orang karyawan Apotek KDA, yang berada di kawasan Mayang Mangurai, Kotabaru diinformasikan dipecat oleh pihak perusahaan.

Sejumlah akun media sosial trut memviralkan informasi terkait pemecatan tersebut.

Menelusuri informasi tersebut, tribunjambi.com mencoba mencari keberadaan serta identitas dua karyawan yang diduga dipecat, buntut dari video viral tersebut.

Melalui pesan dari media sosial Instagramnya, satu di antara karyawannya, dengan nama akun Instagram bernama arinarin195, dia mengaku sudah tidak bekerja di apotek tersebut.

Namun, dia enggan berkomentar banyak perihal dugaan pemecatan yang dialaminya.

Saat ditanyai terkait proses pemberhentiannya dari Apotek KDA tersebut, dia menduga hal tersebut buntut dari video yang saat ini sedang beredar.

"Mungkin berhubungan dengan video tersebut," kata Arin, melalui pesan Instagram pribadinya, Jumat (4/12/2029) sore.

Dia enggan bercerita banyak, katanya, dirinya akan mengklarifikasi insiden tersebut, setelah urusannya dengan pihak Apotek KDA tempatnya bekerja selesai.

"Kami akan klarifikasi setelah masalah kami dengan KDA selesai," tambahnya.

Sementara itu, hingga saat ini, tribunjambi.com belum mendapat keterangan dari satu karyawan lainnya yang juga diduga dipecat, yakni Bela.

Dari keterangan sejumlah karyawan tempatnya bekerja, kedua orang tersebut tidak lagi bekerja, usai video tersebut viral.

"Iya bang, dua orang," sembari berbicara dengan nada yang pelan.

Sementara itu, pihak Apotek KDA mengaku tidak melakukan pemecatan terhadap dua karyawan tersebut.

Katanya, dua orang karyawannya tersebut mengundurkan diri secara pribadi.

"Dia mengundurkan diri, karena merasa bersalah sudah menyebarkan video tersebut," kata Kordinator Apotek KDA, Yayu, saat ditemui, Jumat (4/12/2020) sore.

Katanya, video tersebut merupakan data privasi dari perusahaannya.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel