Babe Haikal Pendukung Rizieq Ngaku Bertemu Nabi Muhammad, Dapat Pesan 'Jangan Takut'



Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan, mengaku bertemu dengan Nabi Muhammad baru-baru ini. 

Pengakuan itu disampaikannya diduga ketika menghadiri pemakaman jasad enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak mati oleh polisi pada Senin, 7 Desember 2020.

Saat bertemu Nabi Muhammad, pria yang akrab disapa Babe Haikal itu mengaku sedang bersama dua anaknya. Ketika itu, Haikal mengaku mendapat pesan khusus dari Baginda Rasul.

"Saya nangis sejadi-jadinya. Demi Allah, di kuburan ini. Demi Allah di waktu hujan ini. Gak lama, Rasulullah datang. Dan beliau memegang tangan Umar, anak saya. Memegang tangan Salma, anak saya. Seraya Rasulullah berucap pada saya, 'jangan takut,' kata Rasulullah, 'jangan khawatir,' kata Rasulullah," ujar Haikal, dalam videonya yang viral di media sosial.
Untuk meyakinkan orang-orang yang mendengar pengakuannya, Haikal bilang bahwa saat itu, Nabi memegang tangan kedua anaknya.

"Salma dan Umar bersama saya. Demi Allah saya mendengar langsung Rasulullah berkata demikian di telinga saya, sambil megang tangan Umar, sambil megang tangan Salma," kata Sekjen HRS Center itu.
Babe Haikal juga mengaku bahwa dirinya takut menceritakan pengalamannya karena takut dituduh riya.

"Hari ini saya saksikan dan sampaikan kepada ibu, cerita yang belum pernah saya sampaikan ke mana-mana. Saya takut dibilang riya. Tapi itu yang terjadi. Jadi Rasulullah datang kepada orang yang berduka itu hak. Rasulullah sampirin ibu karena orang-orang yang syahid ini hak," katanya.
Dari pertemuannya dengan Rasul, Haikal pun berpesan kepada orang tua almarhum yang meninggal dunia supaya rutin salat hadiah supaya sering memimpikan anaknya.

"Pesan saya, jangan pernah lupa salat buat beliau salat hadiah saban magrib. Saban magrib salat hadiah buat mereka. Agar mereka kontak terus sama ibu. Agar ibu bisa mimpi dengan mereka. Dan jangan takut ibu, karena Rasulullah sampaikan kepada saya, langsung, dalam mimpi saya dengan kata-katanya," ujarnya.


Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel