Anggota TNI Selamatkan Bayi Baru Lahir dari Lokasi Banjir di Aceh Timur



Memasuki penghujung tahun, maka bencana banjir turut melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Hal ini terkait dengan fenomena perubahan iklim yang ditandai naiknya suhu muka bumi baik di daratan dan lautan. Di Indonesia, yang memiliki lautan luas dan berada diantara dua samudera, peningkatan suhu muka bumi telah menyebabkan perubahan pola iklim, yaitu meningkatnya besaran dan jumlah kejadian hujan ekstrem.

Ditambah, terjadinya air pasang (Rob), yang turut memperparah bencana air ini. Oleh karena itu, banyak daerah di tanah air kini mulai terendam banjir, bahkan hingga beberapa meter, seperti yang kini melanda Desa Alue Bate, Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur.

Dua hari lalu, tepatnya Sabtu (5/12/2020), desa tersebut terendam banjir setinggi empat meter hingga mengakibatkan rumah penduduk tenggelam.

Proses evakuasi pun langsung gencar dilakukan petugas. Dan dari sinilah, sebuah momen haru sempat terjadi.

Dua tentara berseragam TNI terjun dan menyelamatkan seorang bayi yang baru lahir beserta ibunya.

“Mereka gagah berani menerobos banjir buat mengevakuasi ibu dan bayinya,” kata Komandan Koramil 14 Rantau Peureulak, Kapten Inf Wagimin.

“Mereka turun dari perahu karet dan menjemput bayi dan ibunya,” terang dia.

Adapun dua prajurit itu, yaitu Kopral Satu Agung Suherlan dan Sersan Kepala Eka Syahputra, personel Koramil 14 Rantau Peureulak, melansir TribunLampung.com.

“Saya apresiasi. Saya dikabari juga bahwa kisah mereka itu viral di sejumlah platform media sosial,” kata Kapten Inf Wagimin.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel