6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Santri-Ulama Ciamis Gelar Salat Gaib



Ratusan santri dan para ulama yang tergabung dalam Forum Pondok Pesantren (FPP) dan Forum Umat Islam Ciamis menyikapi insiden penembakan 6 Laskar FPI hingga tewas di Tol Cikampek KM 50. Mereka menggelar salat gaib, tahlil, penggalangan dana hingga menyatakan sikap di Masjid Agung Ciamis, Kamis (10/12/2020).

"Kami mengutuk keras peristiwa itu, tindakan yang dilakukan oleh para penembak tidak sesuai dengan prosedur apapun. Melanggar norma hukum dan prinsip hak asasi manusia," ujar Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Ciamis Nonop Hanafi.

Menurutnya, penggunaan kekerasan hanya akan menyebabkan ketakutan dan luka mendalam dari warga negara yang seharusnya mendapatkan jaminan keamanan. Santri dan ulama di Ciamis mendesak pemerintah mengungkap secara transparan kasus insiden penembakan tersebut.

Pihaknya juga mendorong dibentuknya Tim Pencari Fakta dan Investigasi Independen. Dengan melibatkan masyarakat sipil, ahli hukum, akademisi dan lembaga sipil.

"Menuntut tim pencari fakta, agar kasus ini tidak menjadi bola panas yang hanya akan menimbulkan kegaduhan di antara anak bangsa yang saat ini belum terbebas dari COVID-19," ucapnya.

Selanjutnya, meminta Komnas HAM dan DPR serta pihak terkait untuk melakukan investigasi sehingga insiden ini mendapat kejelasan.

"Memohon semua pihak menahan diri dan tidak provokoasi dan tidak mengedepankan kekerasan lanjutan demi terwujudnya kedamaian dan ketertiban. Mengedepankan akal cerdas," ujarnya.

Nonop mendoakan keenam laskar FPI yang juga santri ini diangkat menjadi suhada. Kegiatan diakhiri dengan doa dan penggalangan dana untuk keluarga korban.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel