Ustaz Maaher Akhirnya Minta Maaf, Buat Nikita Mirzani?



Ustaz Maaher At-Thuwailibi mengunggah permintaan maaf di Instagram storynya yang mana akunnya kini sudah menghilang. Namun, unggahan tersebut sudah terlanjur diunggah ulang akun gosip.

"Intinya saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," tulis ustaz Maaher dikutip dari akun gosip, Rabu (18/11/2020).

Unggahan tersebut langsung ramai komentar netizen. Netizen bingung permintaan maaf itu ditujukan untuk siapa, Habib Luthfi atau Nikita Mirzani.

"Minta maaf sama siapa bro," ujar @ruby_istu di kolom komentar.


"Minta maaf sama siapa? Tangkap, proses hukum! Minta tolong sama junjungan yang kau bela, bisa nggak," timpal @mamaicha123.

"Mentalnya berbanding terbalik sama congornya," imbuh @miracalosa.

"Minta maaf apa son, ambigu permintaan maaf lo," sambung @nanabaliaja.

"Minta maaf sama Nikita Mirzani kali ya," kata @april_storeshop.

"Bukan, tapi minta maaf sama Maulana Habib Luthfi Pekalongan," tutur netizen lain membalas.

Sementara netizen lainnya menganggap permintaan maaf Ustaz Maaher tak membatalkan proses hukum. Bahkan, ada yang mengingatkan kasus Ahok dulu.

"Silakan minta maaf proses hukum jalan terus," tutur @liz_rysti.

"Zaman Ahok salah kita maafkan tapi hukum jalan terus, ingat deh," imbuh @labamba.muhammad.

Diketahui, publik dibuat murka oleh unggahan Ustaz Maaher At-Thuwailibi yang dianggap menghina Habib Luthfi bin Yahya. Ia mengunggah foto Habib Luthfi dengan balutan sorban dan menyebutnya 'Cantik pakai jilbab'.

Foto Habib Luthfi tersebut ia unggah untuk mengomentari seorang warganet bernama @gunduladul.

"Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya," ujar Maaher seraya mengunggah foto Habib Luthfi yang mengenakan sorban.

Selain itu, ustaz Maaher belum lama ini juga berseteru dengan Nikita Mirzani dengan mengatai ibu tiga anak itu sebagai lonte.
Hal tersebut dilakukan untuk membela Habib Rizieq Shihab. Dia merasa Nikita Mirzani sudah menghina Habib Rizieq dengan sebutan tukang obat.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel