Operasi Plastik Demi Hidung Mancung, Wanita Ini Syok Saat Lihat Cermin, Bagian Telinganya Raib



Mengutip Oddity Central, wanita asal China bernama Zhao (31) melakukan prosedur operasi plastik karena ingin hidunya lebih mancung.

Ia menjalani perawatan itu di Rumah Sakit Angel Wing, di kawasan Chengdu pada 1 September 2020.

Sebenarnya dalam 5 tahun terakhir Zhao sudah melakukan prosedur yang sama sebanyak 2 kali.

Operasi plastik kali ini adalah yang kedua, sedang yang pertama tak berjalan mulus.

Ketika itu Zhao merasa ada bagian telingnya yang hilang setelah melakukan prosedur operasi pertama.

Zhao mengatakan kepada media China bahwa operasinya berjalan baik, dia merasa baik.

Akan tetapi empat hari kemudian Zhao melihat ke cermin dan ada sesuatu yang aneh di telinga kanannya.

Tragus, tulang rawan kecil dan runcing di bagian dalam telinga, jelas telah diangkat melalui pembedahan.

Namun tidak ada dokter atau staf rumah sakit yang memberitahunya tentang hal itu.

Zhao yang tidak terima lantas menanyakan kepada staf rumah sakit tentang penemuannya.

Sayangnya, dia hanya diberitahu bahwa itu adalah prosedur normal.

Selain itu staf rumah sakit juga mengklaim Zhao telah memberi persetujuan dengan menandatangani perjanjian yang menyebutkan "tulang rawan untuk operasi hidung" akan digunakan.

Zhao mengatakan kepada outlet berita China The Paper dirinya telah berkonsultasi dengan beberapa ahli bedah plastik.

Semua ahli memastikan bahwa tulang rawan dari belakang telinga biasanya digunakan untuk prosedur rinoplasti, karena tidak memengaruhi penampilan pasien.

Namun juru bicara dari Rumah Sakit Angel Wing mengatakan tulang rawan dari bagian belakang daun telinga dapat menyebabkan atrofi telinga.

Wanita berusia 31 tahun itu dilaporkan menuntut pengembalian uang penuh, kompensasi finansial serta operasi baru untuk memperbaiki telinganya.

Zhao mengeluh dia malu dengan tampilan telinganya, dan dia bahkan tidak dapat menggunakan ear bud.

Konflik Zhao dengan rumah sakit Chengdu telah mengakibatkan pertengkaran sengit yang harus diintervensi oleh polisi.

Untuk saat ini, masalah tersebut masih belum terselesaikan.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel