Meninggal Saat Tadarus Al Quran, Perempuan Ini Tinggalkan Kisah yang Bikin Netter Haru



Sebuah kabar duka mendadak viral di media sosial.

Kabar duka itu datang dari Andi Sitti Aisyah Ira Susmita Baranti atau Ica.

Gadis cantik tersebut meninggal dunia di pangkuan sang ayah.

Kepergian Ica menjadi perbincangan banyak warganet, terutama keluarga dan teman.
Pasalnya, Ica meninggal dengan kondisi yang membuat banyak orang 'iri'.

Diceritakan, Ica meninggal duni ketika sedang bertadarus Al Quran dan tengah menjalani puasa sunnah.

TribunnewsBogor.com merangkum kisah pilu soal meninggalnya Ica melansir dari Tribun Timur.

Simak ulasannya di bawah ini :

1. Meninggal di pangkuan ayah.

Pemilik akun Fhitry Fhadil menceritakan baru saja pulang dari kampungnya di Bone.

Rabu malam Icha berangkat dari kota Bone dan tiba di Makassar kurang lebih
pukul 02.00 dini hari.

"Sebelum Adzan subuh berkumandang, Icha siap-siap ke mesjid Raodathul Jannah untuk melaksanakan shalat
subuh berjamaah.

Setelah shalat subuh Icha tidak langsung pulang, tapi mampir dimasjid untuk mengaji sejenak. 

Setiba di rumah Icha menyempatkan cuci piring. Lagi-lagi kebaikan itu menyapa Icha. Saat itu Icha menanyakan
ke Kakaknya “ Ka’ Pakai Al-Qur’an saya nggak? Sang Kakak menjawab tidak Adek”.

Kemudian Icha muroja’ah

Hafalan di depan Ayahnya. Sembari muroja’ah Hafalan, tiba-tiba Icha seperti orang yang akan pingsan dan
bersyahadat “ LAILAHAILLAH”.

Diluar prasangka Ayahnya yang pada saat itu berada dipangkuannya, ternyata
Icha putri cantik Maa Syaa Allah berada pada zakaratul maut.

Sang Ayah heran seolah-olah anaknya hanya pingsan dan bermain-main karena tanda-tanda zakaratul maut sangat berbeda dengan sebagian orang yang telah
meninggal sebelumnya.

Icha Pergi dengan begitu lembut dan tenang seperti Akhlak dan adab yang telihat diparasnya dalam perjalanan hidup dunia ini.,"tulis Fhitry Fhadil .

2. Berencana Menikah

Meninggalnya Aisyah menyisakan rasa sedih pada keluarga sebab wanita 22 tahun itu sementara dalam persiapan menikah.

Calon suami Aisyah diketahui bernama Taufik.

keduanya sudah saling kenal sejak 4 tahun terakhir.

Tak hanya itu pada penerimaan CPNS 2017 lalu, Ica dinyatakan lolos.

Ica diketahui saat ini bekerja sebagai laboran di fakultas Peternakan Unhas.

"Mninggal setelah sholat subuh,sedang murojaah hafalan dan kondisinya sedang puasa sunnah. Akhir hayatnya mengucap Laa ilaaha illallah. Innalillah..Padahal beliau sebentar lagi akan menikah

Turut berduka cita. Selamat jalan kk sepupu tercinta," tulis akun Andi Wahyuni Tenri Ajeng.

Sebelum meninggal Aisyah juga sempat membuat video pendek tentang perjalanan cintanya.

3. Inikah Calonnya ?

Keluarga tak mengungkapkan siapa calon suami Aisyah.

Hingga sebuah akun Taufik Dunialam Khaliq H mengungkapkan kesedihannya.

Pria ini menyampaikan duka mendalam atas kepergian Aisyah.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas cinta 4 tahun.

"Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, selamat jalan Aisyah Bahar. Saya tidak sanggup berkata apa-apa lagi. Terimakasih atas semua cintamu selama 4 tahun. I love You," tulisnya.

Ungghan ini pun mendapat komentar dari warganet.

banyak diantaranya yang menyebut jika pria inilah kekasih Aisyah.

4. Dua kakaknya meninggal saat sedang salat

Kisah khusnul khatimah (akhir yang indah) gadis kelahiran Bone ini mengawali tayangan infotainment Insert Pagi di salah satu stasiun TV swasta, Jumat (5/1/2018) pagi ini.

Bahkan di infotainment ini, ayah almarhumah, Andi Bahar, juga mengungkap fakta yang membuat banyak orang tercengang.

Dua saudara Andi Aisyah Bahar yang lebih dahulu berpulang ke rahmatullah, juga meninggal dengan cara khusnul khatimah.

Kakaknya Andi Ibrahim meninggal dunia saat sedang sujud menunaikan salat sunnah tasbih saat menjelang Ramadan. Andi Ibrahim meninggal di usia 21 tahun.

Kakak Andi Aisyah yang lain yang bernama Andi Asri juga berpulang dengan cara yang takjub. Menghembuskan nafas terakhir saat tahiyat akhir salatnya.

Adapun Aisyah berpulang menemui Allah usai mendaras sejumlah surah Al Quran di antaranya Surah Al Kahfi dan Surah Ar Rahman.

5. Tunduk ke kaki ibu pamit ke Makassar

Andi Salwaty Pawawo menambahkan, saat pamit ke Makassar untuk mencari rezeki, Ica pamit pada ibunya sembari mencium kaki.

"Saat akan ke Makasar , Andi Ica pamitan sambil tunduk mencium kaki ibunya , Masya Allah," ungkapnya.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel