Geger Buaya Jelmaan Manusia di Makassar, Dibawa ke Rumah, Begini Kepercayaan Suku Bugis



Mitos tentang kembaran manusia dalam wujud buaya kepercayaan orang-orang Suku Bugis, memang bukan cerita baru. Sejak dahulu, orang-orang Bugis percaya bahwa sebagian dari mereka memiliki kembaran dalam wujud buaya.

Namun rupanya, di zaman ketika teknologi sudah demikian maju, mitos itu tetap tak hilang. Sebagian orang Bugis masih tetap meyakini dan melestarikan mitos itu sampai hari ini.

Teranyar, seorang warga yang tinggal di Jalan Paccinang, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, membawa pulang seekor buaya yang mereka yakini sebagai kembaran salah seorang anggota keluarga mereka yang sudah meninggal.

Buaya muara itu dibawa dari Sungai Tallo di Jalan Urip Sumohardjo, dan diperlakukan layaknya manusia. Buaya itu diselimuti pakai kain dan diberi makan dan minum.

Tak ayal, meski mitos itu sudah ada sejak lama, warga sekitar Sungai Tallo tetap saja geger, terutama mereka yang bukan warga asli setempat serta mereka yang dibesarkan tanpa tradisi mitos tersebut.

Dalam video penemuan buaya itu yang beredar di media sosial, tampak warga ramai menonton saat buaya itu ditangkap pada Rabu (11/11/2020).

"Siang ini 11/11 Penemuan buaya di sungai tello Makassar depan Mtos. Diduga buaya yang ditemukan merupakan buaya jadi-jadian," tulis akun Instagram Makassar_iinfo.



Sementara itu, pada sebuah foto yang beredar saat buaya itu sudah dibawa pulang, buaya itu diletakkan di atas kain putih.

Warga yang membawa pulang buaya itu meyakini bahwa sang buaya sengaja menampakkan diri sebagai pesan bahwa buaya itu masih ada. Warga tersebut rencananya akan melepasliarkan kembali buaya itu pada hari Jumat (13/11/2020).

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel