Dijuluki 'Penakluk Bidan', Dokter AM Ternyata 2 Kali Beraksi, Bidan Pertama Hancur Diceraikan Suami



Perselingkuhan seorang dokter di Jember dengan bidan belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Perselingkuhan dua tenaga medis ini terbongkar setelah video tak senonoh keduanya viral di media sosial.

Dokter berinisial AM tersebut kepergok sedang melakukan hubungan dengan seorang bidan berinisial AY.

Siapa sangka ini bukan kali pertama si dokter bertindak asusila tersebut.

Sebelumnya Dokter AM ini juga sempat kepergok berhubungan dengan bidan yang sudah bersuami.

Tak heran jika Dokter AM dijuluki penakluk para bidan bersuami.

Alhasil rumah tangga sang bidan pertama ini pun hancur berantakan.

Kini suami dari kedua bidan korban perselingkuhan Dokter AM ini memilih untuk lapor polisi.

Dikutip dari Surya, sekitar tahun 2008-2009 lalu, dokter AM juga ternyata pernah tersandung kasus serupa.

Dokter AM meniduri seorang bidan yang sudah berkeluarga.

Bidan pertama yang selingkuh dengan dokter AM juga memiliki suami.

Malahan suami dari bidan ini merupakan seorang PNS yang sama-sama bekerja sebagai perawat.

Aksi dokter AM dengan bidan yang pertama ini terbongkar saat suami pulang dari Belanda.

Suami dari bidan yang pertama ini menempuh pendidikan di Belanda.

Akibat ulah dokter AM, sang suami pun menceraikan istrinya yang selingkuh.

Buntut dari kasus itu, AM sempat dikenakan sanksi dan ditempatkan di Dinas Kesehatan selama empat bulan.

Baru setelah itu AM kembali ditempatkan di puskesmas dengan jabatan kepala puskesmas.

"Peristiwanya tahun 2008 - 2009.

Ketika itu, saya masih belajar di Belanda," ujar suami dari bidan yang pertama kali diselingkuhi oleh AM.

Selain itu, Pak Mantri itu juga mengurusi berkas perceraian ke Pengadilan Agama.

"Rumah tangga saya hancur, dan kami bercerai.

Anak-anak saya yang menjadi korban," ujarnya.

Atas ulah perbuatan pertama, dokter AM mendapatkan sanksi atas laporan Pak Mantri.

Dokter AM ditempatkan di Dinas Kesehatan selama empat bulan.

Setelah itu kembali ke beberapa Puskesmas dengan jabatan Kepala Puskesmas.

Pada Januari 2020 lalu, AM kembali ditugaskan ke Puskesmas Curahnongko.

Nah Pak Mantri itu juga sedang berdinas di Puskesmas itu.

"Dia ditempatkan lagi di Puskesmas Curahnongko awal tahun ini.

Saya dinas di sana juga. Akhirnya saya minta pindah, karena saya pasti tidak nyaman bekerja satu tempat dengan dokter itu," ujarnya.

Akhirnya dia dipindah ke Puskesmas Kemuningsari Kidul Kecamatan Jenggawah.

Baik Pak Mantri, maupun dokter suami Bidan AY meminta ada penegakan hukum atas tindakan asusila yang terekam di video itu.

"Supaya ada efek jera, dan tidak ada lagi keluarga lain yang menjadi korban," tandasnya.

Kini bidan AY yang masuk jeratan dokter AM.

Suami bidan AY meminta Polisi agar mengusut tuntas kasus video syur bidan dan dokter ini.

"Atas dukungan warga juga, saya datang ke sini (Polres Jember) untuk konsultasi dan berkomunikasi lebih lanjut atas video syur yang beredar," ujar suami AY dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.

Suami AY meminta agar kasus video syur bidan dan dokter ini diusut sampai tuntas.

"Kami ingin kasus ini diusut dan ada penegakan hukum, supaya yang seperti ini tidak terjadi lagi," jelas pria yang juga berprofesi sebagai dokter tersebut.

Suami AY mengatakan rumah tangganya kini hancur berantakan.

Malahan anaknya yang tidak tahu apa-apa pun turut mendapat imbas dari video syur istrinya.

"Jika nanti berkas sudah lengkap, dan dengan dukungan dari warga, saya akan komunikasi lebih lanjut dengan polisi," terangnya.

Menurutnya kini AY sudah tak lagi tinggal di satu rumah dengannya.

AY kini tinggal bersama saudaranya.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/11/2020), kedua pelaku diketahui telah mengakui perbuatannya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala TU Puskesmas tempat pelaku bekerja, Moh Sholeh.

Keduanya kini telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

“Iya, ada pengakuan, nantinya ada panggilan dari Dinas Kesehatan,” ucap Sholeh.

Kedua pelaku mengaku telah lupa kapan mereka melakukan perzinahan itu.

"Selanjutnya bukan wewenang saya lagi. Jadi saya serahkan ke Dinkes, karena untuk selanjutnya tugas dinas terkait. Sedangkan untuk video tersebut, saya tidak bisa mengomentari," lanjutnya.

Sang pemeran wanita yakni bidan berinisial AY diketahui sudah memiliki suami.

Sedangkan sang dokter yakni AM belum ada satu tahun bekerja di puskesmas yang sama dengan AY.


Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel