Viral Video Tukang Antar Galon Tewas Ditikam Pelanggan, Alasannya Sepele


Kejadian nahas menimpa seorang tukang antar galon bernama Marcel (24) di Makassar. Ia tewas bersimbah darah setelah ditikam oleh salah satu pelanggannya, pada Senin (14/9) lalu. Video rekaman CCTV detik-detik penyerangan terhadap Marcel yang terjadi di depan rumah warga di jl Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Makassar pun sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, korban pun langsung tewas setelah mengalami luka tusuk hingga mengenai jantungnya. Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, terungkap alasan pelaku membunuh tukang antar galon tersebut yang bisa dibilang cukup sepele. Berikut informasi selengkapnya:

Diadang Pelaku

Dalam video rekaman CCTV yang beredar, terlihat korban yang tengah melintas di jalan daeng tata 1,kecamatan tamalate, makassar,sulawesi selatan. tiba-tiba diadang oleh pelaku. Nampak pelaku langsung mengacungkan sebilah pisau dan menusukkannya ke bagian dada korban hingga mengenai jantungnya. Peristiwa nahas tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 16.00 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, mereka sempat kaget melihat pelaku yang tiba-tiba menghentikan laju kendaraan korban dan menusukkan pisau ke arah dada.

"Saat saya keluar, lihat ada orang tertelungkup di depan pagar. Saya kemudian panggil warga. Sempat terlihat masih seperti mati-mati ayam lalu tidak bergerak lagi," kata Amiruddin salah satu warga.

Pelaku Ditangkap Polisi

Setelah ditikam, korban kabarnya masih sempat berlari dari tempat penusukan namun roboh di depan rumah warga. Akibat tikaman pisau yang cukup dalam hingga menembus jantungnya, korban pun kehabisan darah dan meninggal di tempat.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Ramli Jufri yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, atas kesigapan anggota menanggapi informasi yang dikumpulkan, didukung petunjuk CCTV yang ada di sekitar lokasi, jejak pelaku langsung di temukan. Dan terlihat ada motor korban di rumah pelaku.

Pelaku Mengakui Perbuatannya

Belum sampai satu jam dari kejadian, pelaku atas nama Syamsul Bahri (40) langsung bisa diamankan oleh polisi di rumahnya yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari lokasi jenazah korban tergeletak. Pelaku pun langsung mengakui perbuatannya yang telah menusuk korban hingga meninggal.

Alasan Pelaku Lakukan Penusukan
Menurut keterangan pelaku, ia nekat menusuk korban lantaran merasa kesal sudah 4 hari korban tak kunjung mengantarkan air galon pesanannya.

"Motifnya karena dendam lantaran 4 hari tidak diantarkan air galon. Pelaku berinisial SB, dia pesan galon untuk dijual lagi. Saat korban datang, langsung ditusuk badik bagian punggung tembus jantung," kata AKP Ramli Jufri.

Sumber Artikel

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel