Balap Liar Sepeda Motor Dilarang, Muncul Balap Lari Liar, Itupun Juga Ditangkap Polisi


Balap lari liar belakangan mulai menjadi tren baru di kalangan remaja di wilayah Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Fenomena ini dengan cepat merebak karena aksi mereka tersebar di media sosial dan ditiru oleh remaja-remaja di daerah lain.

Balap lari liar ini pada awalnya muncul karena balap liar dengan sepeda motor dilarang dan membahayakan nyawa. Tak kalah seru dengan balap liar sepeda motor, penonton balap lari liar ini pun ternyata tak kalah ramai.

Akan tetapi saking ramainya penonton, tercipta kerumunan di lintasan balapan. Salah satunya seperti yang diabadikan oleh fotografer Antara, Yulius Satria Wijaya, di bilangan Jalan Raya Ciri Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor , Jawa Barat, Sabtu dini hari (12/9/2020).

Pada foto-foto hasil jepretannya, tampak para remaja berkerumun tanpa menjaga jarak sama sekali. Mereka bereda di sisi kiri dan kanan arena balapan, sementara dua pembalap adu kecepatan di tengah lintasan.

Menurut mereka balap lari liar ini lebih positif ketimbang balap motor dan balap mobil liar yang selama ini ada di kota-kota besar di Indonesia.

Meski alasan mereka baik, kerumunan para penonton pada akhirnya membuat lalu lintas menjadi terganggu.

Sehari sebelumnya di tempat terpisah, tepatnya di Ciledug, Kota Tangerang, balap lari liar terpaksa dibubarkan polisi karena mengganggu jalan. 12 orang remaja yang terlibat diamankan polisi.

"Kami amankan. Mereka melakukan aksi tersebut atas inisiasi kelompok mereka sendiri dengan alasan menggunakan waktu kosong supaya tidak jenuh selama pandemi COVID-19," kata Kapolsek Ciledug, Kompol Ali Zusron.

Iklan Atas Artikel





Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel