Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Permintaan Terakhir Calon Pengantin Sebelum Bunuh Diri, Minta Calon Istri Belanja Keperluan Nikah


Calon pengantin yang meninggal dunia karena bunuh diri meninggalkan kenangan bagi kekasih yang ditinggalkannya.

Tidak ada yang tahu pasti, apa alasan korban nekat bunuh diri pada Jumat (31/7/2020).

Padahal, korban dan kekasihnya DJ sudah bertunangan, dan tinggal selangkah lagi mengucapkan janji suci di Kantor Urusan Agama (KUA) Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

“Saya juga enggak tahu kenapa dia ini. Tadi, pagi-pagi sekali dia bangun dan mau menemui pacarnya itu,” kata Karmidi (47), ayah korban di rumah duka Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Rabu (5/8/2020).

Ditanya lebih lanjut apakah dirinya ada mendengar masalah antara anaknya itu dengan DJ sang calon menantu, Karmidi geleng kepala.

Katanya, selama ini antara MA dan DJ baik-baik saja. Sebab, pernikahan anaknya dengan DJ tinggal menghitung hari saja.

“Tadinya dia (MA) pamit mau belanja keperluan nikah di rumah perempuan. Tapi tiba-tiba jadi begini,” kata Karmidi menghela nafas.

Ia mengatakan, jasad anaknya itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di belakang rumah.

Pihak keluarga tidak tahu pasti apa yang melatarbelakangi korban nekat melakukan aksinya itu.

“Saya juga sudah tanya ke teman-temannya, tapi mereka bilang anak saya tidak ada masalah apa-apa,” kata Karmidi.

Tak pelak, kepergian MA jelang pernikahannya itu membuat bingung banyak pihak, terutama keluarga.

Sebab, kata Karmidi, selama ini anaknya itu baik-baik saja dan tidak pernah ada masalah dengan siapapun.

“Memang dia ini agak sedikit tertutup. Dan enggak biasanya dia bangun pagi-pagi seperti hari ini,” kata Karmidi, dengan bulir air mata yang nyaris tumpah tatkala mengingat anaknya tersebut.

Pascakejadian, warga yang tinggal di lokasi mendatangi rumah korban.

Beberapa di antaranya juga penasaran apa yang melatarbelakangi korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Medan masih berupaya mencari nomor kontak DJ, calon istri almarhum MA.

Menurut keluarga, terakhir kali korban sempat menghubungi calon istrinya itu lewat telepon.

Dalami Motif
Kasubbag Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Ahya mengatakan pihaknya masih mendalami motif terkait bunuh diri yang dilakukan MA.

Menurut Rusdi, dari hasil penyelidikan sementara, korban bunuh diri menggunakan tali nilon.

Korban memakai ember bekas tempat cat sebagai pijakan ketika melakukan aksinya.

“Korban ditemukan di belakang rumah oleh keluarganya,” kata Ahya.

Dari cerita keluarga, pagi itu MA sempat menghubungi calon istrinya DJ.

Rencananya, mereka hendak belanja keperluan nikah. Setelah ditunggu, MA tak kunjung datang. DJ pun pergi ke rumah MA.

“Saksi DJ sempat mencari korban di kamar, tapi tidak ketemu. Kemudian saksi pergi ke belakang dan menemukan calon suaminya itu sudah tergantung,” kata Ahya.

Mengetahui hal tersebut, saksi DJ bersama Karmidi memotong tali nilon yang menjerat leher korban. Nahas, korban saat itu sudah tidak bernyawa.

“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dengan iklhas, dan bermohon tidak dilakukan autopsi,” kata Ahya.

Rencananya, jenazah MA akan segera dimakamkan.