Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

SUBHANALLAH Potret Ibu Meninggal Dalam Keadaan Tersenyum Setelah Melahirkan, Ini Curhatan Manis Sang Suami


Kisah Viral dari Facebook: Seorang wanita meninggal dalam keadaan tersenyum setelah lahirkan anaknya, begini curhatan sang suami.

Akun Facebook bernama Firdaus Sutan Parpatiah menuliskan curhatan kecil setelah sang istri meninggal dunia.

Bukan hanya curhatan kecil Firdaus Sutan Parpatiah, namun potret sang istri yang masih tersenyum setelah meninggal dunia pun menjadi viral.

Postingan tersebut diunggah pada 24 Juli 2019 lalu.

Akun Facebook Firdaus Sutan Parpatiah menuliskan jika sang istri yang diketahui bernama Divani Putruami telah meninggal dunia setelah melahirkan anak kedua mereka.

Sebelum unggahan kabar duka tersebut, Firdaus menuliskan jika dirinya bersama istrinya sedang berada di Rumah Sakit Dr Adnaan WD Payukumbuh, Sumatera Barat.

Tertuliskan unggahan tersebut pada 22 Juli 2019.

Selang beberapa jam setelah postingan lokasi tersebut, Firdaus telah membagikan jika istri tercinta telah dipanggil sang Kuasa.

Hukum Wanita Meninggal Saat Melahirkan

Menjadi ibu merupakan sebuah karunia dan juga kesempurnaan bagi seorang wanita terlebih lagi tidak semua wanita mampu dan diberik kepercayaan untuk mengemban amanah ini. Banyak yang menyebutkan bahwa mulai dari proses kehamilan hingga persalinan seorang wanita mengorbankan banyak hal sebagaimana tujuan penciptaan manusia ,hakikat penciptaan manusia dan konsep manusia dalam islam . Mulai dari penampilan yang harus berubah drastis, hingga keluhan keluhan seputar kehamilan dari yang ringan hingga berat. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat para wanita untuk menyempurnakan kodrat mereka sebagai seorang istri sekaligus juga menjadi seorang ibu.

Bukan hanya pengorbanan kecil yang harus di lakukan, saat persalinan sang ibu harus berjuang untuk melahirkan buah hatinya kedunia sebagai proses penciptaan manusia . Tidak main main, sebab dalam proses ini taruhannya adalah nyawa. Sehingga kemudian beberapa wanita kurang beruntung harus kehilangan nyawa mereka saat berusaha melahirkan sang buah hati tercinta. Rasullullaj SAW dalam beberapa hadistnya menegaskan bahwa akan ada pahala yang berlimpah bagi mereka wanita yang hamil kemudian melahirkan namun meninggal dunia sebagaimana keutamaan doa seorang ibu. Mereka akan disejajarkan dengan para pejuang yang meninggal syahid di medan perang, berikut uraian hadistnya.

1. Hadist Dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallahu anhu

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْقَتِيلُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ شَهِيدٌ وَالْمَطْعُونُ شَهِيدٌ وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ وَمَنْ مَاتَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

“Orang yang terbunuh di jalan Allah (fii sabilillah) adalah syahid; orang yang mati karena wabah adalah syahid; orang yang mati karena penyakit perut adalah syahid; dan wanita yang mati karena melahirkan adalah syahid.” (HR. Ahmad, 2: 522. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dan ‘Adil Mursyid menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim).